Pages

Selasa, 29 Mei 2012

Makalah Pemanfaatan TIK melalui Pembelajaran Jarak Jauh Khamdiyah


Makalah Pemanfaatan TIK melalui Pembelajaran Jarak Jauh Khamdiyah
  • 1. 1PENERAPAN TIK DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH DALAM PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS Disusun Oleh : Ajeng Tina Mulyana Ainiyah Ekowati Anna Fauziah Annas Fitrah Akbar Desi Nurul Anggraini Efrina Yuricki Fithriyyah Humairoh Khamdiyah Pendidikan Bahasa Universitas Negeri Jakarta 2012
  • 2. 2LATAR BELAKANGPendidikan merupakan hak bagi setiap warga Negara Indonesia sebagaimanatercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945. Dan Negara sebagai penyelengarapendidikan sudah sepatutnya memberikan akses untuk penyelengaraan pendidikansejalan dengan tujuan Negara Indonesia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.Dengan luas Negara Indonesia, bukan hal mudah untuk memeratakan kesempatanmemperoleh pendidikan bagi setiap warganya, jumlah penduduk yang banyaksementara SDM pendidik yang berkualitas terbatas, kondisi geografis yang terpisahantar pulau, anggaran pendidikan yang terbatas, dan (sekarang ini) mobilitas tinggibeberapa pekerja yang ingin melanjutkan pendidikan namun terbentur waktu danruang, menjadikan pendidikan itu sendiri sulit untuk diselenggarakan.Banyak penduduk Indonesia, berkeinginan untuk mempelajari berbagai macam hal,salah satunya bahasa asing. Bahasa Inggris merupakan bahasa asing yang palingdiminati dikarenakan bahasa Inggris dipakai oleh hampir seluruh Negara sebagaibahasa internasional. Selain untuk berkomunikasi secara formal dan informaldengan komunitasnya, bahasa Inggris juga dapat dijadikan sebagai ‘sertifikat’ bagimereka yang hendak mengambil gelar akademik di bidang bahasa Inggris.Bagi mereka yang mempunyai daya dan upaya, pastilah jalan pendidikan formalmaupun non formal akan mudah ditempuh. Namun bagi yang memliki keterbatasan,tentu hal ini menyulitkan.Melihat fenomena ini, pemerintah bersama pihak-pihak terkait berusaha untukmemudahkan setiap warganya. Untuk itulah pemerintah mengembangkan suatusystem pendidikan jarak jauh yang dapat memudahkan setiap pembelajar untukmelakukan kegiatan pendidikan tanpa harus (seratus pesen) melakukan tatap mukadan hadir dalam suatu ruangan dengan pengajarnya.TUJUAN
  • 3. 3 Tujuan penyelenggaraan program pendidikan tinggi jarak jauh adalah terwujudnya tujuan pendidikan tinggi sebagaimana tercantum dalam Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999 tentang pendidikan tinggi, serta terciptanya kesempatan mengikuti pendidikan tinggi. Pendidikan jarak jauh dapat memanfaatkan teknologi internet secara maksimal, dapat memberikan efektifitas dalam hal waktu, tempat dan bahkan meningkatkan kualitas pendidikan. Meningkatkan pemerataan pendidikan. Mengurangi angka putus sekolah atau putus kuliah Meningkatkan wawasan Mengatasi kekurangan tenaga kependidikan. Meningkatkan efisiensiMASALAHPembelajaran jarak jauh yang sekarang ini tengah berlangsung, bukanlah tanpapermasalahan. Ada beberapa masalah yang dihadapi dalam pelaksanaanpembelajaran jarak jauh, antara lain:1) Kurang tersedianya infrastruktur dan sumber daya pendukungnya, seperti kurangsiapnya sumber daya manusia yang terlibat (pengajar, pembelajar, atau teknisi).2) Adanya kekhawatiran, pendapat, atau persepsi keliru yang berkembang dimasyarakat tentang pembelajaran jarak jauh, seperti tentang rendah ataukurangnya mutu lulusan dari pembelajaran jarak jauh dibandingkan pembelajarankonvensional secara tatap muka. Padahal pembelajaran jarak jauh sudah diakui olehpemerintah dan hasil yang sudah dicapainya tidak kalah dengan pendidikan formal.Masalah lainnya adalah anggapan biayanya mahal, atau tidak diakreditasi olehpemerintah.3) Kurang atau tidak adanya dukungan dari masyarakat, kebijakan dari pemerintahatau pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders).
  • 4. 44) Pembelajarannya dianggap tidak menarik karena tidak ada atau kurangnyainteraksi antara pengajar dengan pembelajar atau pembelajar dengan pembelajarlainnya.5) Cara penyampaiannya yang tidak memperhatikan kaidah kaidah pembelajaranjarak jauh.6) Sulitnya memilih media pembelajaran yang efektif dan interaktif sesuai dengankeinginan dan minat pembelajar.7) Pendidikan jarak jauh merupakan metode pembelajaran yang memberikankesempatan kepada pembelajar untuk belajar secara terpisah dari kegiatanmengajarnya, sehingga komunikasi antara pembelajar dan pengajar harus dilakukandengan bantuan media, seperti media elektronik atau media cetak. Akibatterpisahnya ini, muncul masalah, yaitu pembelajar dalam melakukan kegiatanbelajarnya tidak mendapatkan pengawasan langsung secara terus menerus daripengajar atau tutor yang hadir di ruang belajar atau di lingkungan sekolah. Namundemikian, pembelajar mendapatkan perencanaan, bimbingan, dan pengawasandalam proses pembelajarannya dari lembaga pendidikan yang mengelola ataumengatur pendidikan jarak jauh itu.8) Dalam beberapa kenyataan di lapangan pendidikan, jarang sekali ditemuipembelajaran jarak jauh yang seluruh proses pembelajarannya dilaksanakandengan e-learning atau online learning. Untuk mengatasi masalah itu, makadiberlakukan blended distance learning (campuran antara online course dan tatapmuka). Dalam blended distance learning ini tidak perlu membentuk lembagapendidikan sendiri, seperti universitas terbuka, tetapi cukup membuat unit yangkhusus menangani blended distance learning ini. Dengan demikian, pembelajaranyang dilakukan secara online learning dapat hanya satu atau beberapa saja:tutorialnya saja, satu program studi saja, dan sebagainya.9) Adanya kendala di bandwith; operator penyedia jasa internet yang ‘terbatas’.KAJIAN TEORITIS
  • 5. 5Pendidikan Jarak Jauh secara tersurat sudah termaktub di dalam Undang-UndangRepublik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang "Sistem Pendidikan Nasional".Rumusan tentang Pendidikan Jarak Jauh terlihat pada BAB VI Jalur, jenjang danJenis Pendidikan pada Bagian Kesepuluh Pendidikan Jarak Jauh pada Pasal 31berbunyi : (1) Pendidikan jarak jauh diselenggarakan pada semua jalur, jenjang, danjenis pendidikan; (2) Pendidikan jarak jauh berfungsi memberikan layananpendidikan kepada kelompok masyarakat yang tidak dapat mengikuti pendidikansecara tata muka atau regular; (3) Pendidikan jarak jauh diselenggarakan dalamberbagai bentuk, modus, dan cakupan yang didukung oleh sarana dan layananbelajar serta system penilaian yang menjamin mutu lulusan sesuai dengan standardnasional pendidikan; (4) Ketentuan mengenai penyelenggarakan pendidikan jarakjauh sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) diatur lebih lanjutdengan peraturan pemerintah.Pendidikan jarak jauh pada kondisi awal sudah dijalankan pemerintah melaluiberbagai upaya, baik melalui Belajar Jarak Jauh yang dikembangkan olehUniversitas Terbuka, mapun Pendidikan Jarak Jauh yang dikembangkan oleh PusatTeknologi Komunikasi dan Informasi Departemen Pendidikan Nasional, melaluiprogram pembelajaran multimedia, dengan program SLTP dan SMU Terbuka,Pendidikan dan Latihan Siaran Radio Pendidkan.Berkenaan dengan itu, yang pasti sasaran dari program pendidikan jarak jauh tidaklain adalah memberikan kesempatan kepada anak-anak bangsa yang belumtersentuh mengecap pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, bahkan tidak terkecualianak didik yang sempat putus sekolah, baik untuk pendidikan dasar, menengah.Demikian pula bagi para guru yang memiliki sertifikasi lulusan SPG/SGO/KPG yangkarena kondisi tempat bertugas di daerah terpencil, pedalaman, di pergunungan,dan banyak pula yang dipisahkan antar pulau, maka peluang untuk mendapatkanpendidikan melalui program pendidikan jarak jauh terbuka lebar.Pendidikan jarak jauh sendiri adalah sekumpulan metoda pengajaran dimanaaktivitas pengajaran dilaksanakan secara terpisah dari aktivitas belajar. Pemisahkedua kegiatan tersebut dapat berupa jarak fisik, misalnya karena peserta ajarbertempat tinggal jauh dari lokasi institusi pendidikan. Pemisah dapat pula jarak non-fisik yaitu berupa keadaan yang memaksa seseorang yang tempat tinggalnya dekat
  • 6. 6dari lokasi institusi pendidikan namun tidak dapat mengikuti kegiatan pembelajarandi institusi tersebut. Keterpisahan kegiatan pengajaran dari kegiatan belajar adalahciri yang khas dari pendidikan jarak jauh. Dalam pelaksanaanya tidak hanya hal-halyang berhubungan dengan kuliah secara langsung saja yang dikirimkan ke pesertatapi juga berbagai masalah administrasi dan manajemennya.Sistem pendidikan jarak jauh merupakan suatu alternative pemerataan kesempatandalam bidang pendidikan. Sistem ini dapat mengatasi beberapa masalah yangditimbulkan karena keterbatasan pengajar yang berkualitas.Sarana penunjang dari pendidikan jarak jauh ini adalah teknologi informasi.Kemunculan teknologi informasi dan komunikasi pada pendidikan jarak jauh inisangat membantu sekali. Seperti dapat dilihat, dengan munculnya berbagaipendidikan secara online, baik pendidikan formal atau non formal, denganmenggunakan fasilitas internet.Pendekatan sistem pengajaran yang dapat dilakukan adalah dengan melakukanpengajaran secara langsung (real time) ataupun dengan cara menggunakan sistemsebagai tempat pemusatan pengetahuan (knowledge).Hal ini memungkinkanterbentuknya kesempatan bagi siapa saja untuk mengikuti berbagai jenjangpendidikan. Seorang lulusan sarjana dapat melanjutkan ke pendidikan magistersecara online ke perguruan tinggi yang diminatinyaPenggunaan teknologi dalam menunjang suatu sistem pendidikan jarak jauh harusdiperhatikan dari bentuk pendidikan yang diberikan. Untuk bidang bahasa Inggrissalah satunya, pada akhir perkuliahan peserta dituntut untuk mempunyai readingdan listening skill yang baik, untuk itu medianya dapat berupa sound, gambar danbentuk multimedia lainnya yang dapat di kirimkan melalui internet.Untuk bahasa Inggris sendiri, banyak kemudahan yang didapatkan melaluipembelajaran ini, melalui internet, kaset, siaran TV edukasi, belajar bahasa Inggristidak harus duduk dan bertatap muka dalm kelas dengan pengajar. Ujian pundiberikan setelah siswa mendapatkan materi, lalu diberikan kuis atau ujian yangharus dikerjakan siswa. Dengan ‘chat room’, siswa dapat berkomunikasi secaraonline dan mempraktekkan bahasa Inggris mereka. Latihan pengucapan punditampilkan dalam bentuk video.
  • 7. 7Bila dibatasi pada web based distance learning maka pengguna atau dalam hal iniguru dan murid memerlukan fasilitas internet untuk tetap menjaga konektivitasdengan distance learning tersebut. Kemampuan peserta untuk tetap menjagaconnectivity menentukan bagi kesinambungan suatu sistem pendidikan jarak jauh.Dengan cara inilah kita dapat menciptakan suatu internet based community diIndonesia.Suatu sistem pendidikan jarak jauh dapat kita sederhanakan dan formulasikansebagai berikut : Materi pendidikan + teknologi untuk berinteraksi + guru = pembelajaran bagi muridApabila kita umpamakan suatu web based distance course sebagai suatucommunity maka di dalamnya harus dapat memfasilitasi bertemunya atauberinteraksinya murid dan guru. Agak sulit memang untuk memindahkan apa yangbiasa dilakukan oleh guru di depan kelas kepada suatu bentuk web atau materionline yang harus melibatkan interaksi berbagai komponen di dalamnya. Adanyasistem ini membuat mentalitas dosen dan guru harus berubah dan sudahseharusnya, perbedaan karakteristik guru atau dosen dalam mengajar tidak tampakdalam metode ini.Seperti layaknya sebuah sekolah atau universitas, metode ini juga harus mampumemberikan informasi perkuliahan kepada peserta. Informasi itu harus selalu dapatdiakses oleh siswa dan dosen serta selalu ter-update setiap waktu.Informasi yang sering dibutuhkan itu berupa silabus kuliah, jadwal kuliah,pengumuman, siapa saja peserta kuliah, materi kuliah dan penilaian atas prestasisiswa.Bila dibuatkan suatu model maka suatu web based distance learning setidaknyamemiliki unsur-unsur sebagai berikut :• Pusat kegiatan siswa sebagai suatu community, web based distance learning harus mampu untuk menjadikan sarana ini sebagai tempat kegiatan mahasiswa dimana mahasiswa dapat mengasah kemampuannya, membaca materi kuliah, mencari informasi dan sebagainya.
  • 8. 8• Interaksi dalam group Disini para murid dapat berinteraksi satu sama lain untuk mendiskusikan materi- materi yang telah diberikan oleh dosen. Dosen dapat hadir dalam group ini untuk memberikan sedikit ulasan tentang materi yang diberikannya.• Personal administratif supporting system dimana para siswa dapat me-review membershipnya dalam suatu course, menyediakan informasi siswa, prestasi mahasiswa dan sebagainya• General information Menyediakan informasi umum untuk peserta atau pengunjung web pada umumnya. Serta menyediakan beberapa fasilitas untuk umum tanpa proses registrasi peserta terlebih dahulu.• Pendalaman dan ujian Biasanya dosen atau guru sering mengadakan quiz-quiz singkat dan tugas-tugas yang bertujuan untuk pendalaman dari apa yang telah diajarkan serta melakukan test pada akhir masa belajar. Hal ini juga harus dapat diantisipasi oleh suatu web based distance learning• Digital library Pada bagian ini, terdapat berbagai informasi kepustakaan, tidak terbatas pada buku tapi juga pada kepustakaan digital seperti suara, gambar dan sebagainya. Bagian ini bersifat sebagai penunjang dan berbentuk sebagai suatu database.• Materi online diluar materi kuliah Untuk menunjang perkuliahan, diperlukan juga bahan-bahan bacaan dari web- web lainnya. Karenanya pada bagian ini, dosen dan siswa dapat langsung terlibat untuk memberikan bahan-bahan online lainnya untuk di publikasikan kepada peserta lainnya.Untuk mewujudkan hal tersebut, bukan hanya skill yang dimiliki oleh para engineeryang diperlukan tapi juga berbagai kebijaksanaan dalam bidang pendidikan sangatmempengaruhi perkembangannya. Jika dilihat dari kesiapan sarana pendukungmisalnya hardware maka agaknya hal ini tidak perlu diragukan lagi. Hanya satu yangselalu menjadi concern utama pengguna internet di Indonesia yaitu masalahbandwidth, tentunya dengan bandwidth yang terbatas ini mengurangi kenyamanankhususnya pada non text based material.
  • 9. 9Ciri-ciri dari Distance Education(Pendidikan Jarak Jauh) antara lain adalah:1. Sistem pendidikan yang pelaksanaanya memisahkan guru dan siswa baik jarak,waku atau kombinasi keduanya.2. Penyampaian bahan ajar dilaksanakan dengan bantuan media e-learning, sepertimediacetak, media elektronik (audiovideo) atau computer.3. Bahan ajarnya bersifat “mandiri”, untuk e- learning atau on line course bahan ajarnyadisimpan dan disajikan di computer.4. Komunikasi dua arah baik secaralangsung (synchronous) maupun tidak langsung(asynchronous).5. System pembelajarannya dilakukan secara sistematik, teratur dalam kurun waktutertentu,kadang-kadang dilakukan pertemuan antara guru dan siswa baik dalam diskusi,tutorial, atau tatap muka namun untuk tatap muka tidak boleh mendominasi.6. Guru sebagai fasilitator dan siswa berperan aktif. Jadi guru dituntuk untuk menyajikanbahan ajar yang menarik, dan siswa harus aktif.Infrastuktur dalam pendidikan jarak jauh diantaranya adalah:a. Jaringan Internet :Jaringan Informasi Sekolah (JIS); WAN Kota (Wide AreaNetworks),ICT Center :(Information and Communication Technology Center) ;Jaringan Intranet/Internetb. Program TV EdukasiPengembangan TV Edukasi :Receiver TVE : menerima siaran langsung; Receiver dan Relay TVE : menerimasiaran TVE; Receiver, Relay dan Studio Mini TVE : menerima siaran TVE,Menyebarluaskan siaran TVE, memancarkan siaran mandiri TV Lokalc. Integrasi TV Edukasi dan ICT CenterPEMECAHAN MASALAHAda beberapa keunggulan pembelajaran jarak jauh online sehingga masalah dankendala-kendala di atas dapat dipecahkan adapun pemecahan masalahnya yaitu :
  • 10. 101) Mengadakan pemerataan pendidikan ke berbagai tempat, bahkan ke tempatterpencil atau pedalaman sekalipun.2) Memperluas bandwith dan ketersediaan akses internet untuk memperlancarkoneksi sehingga tidak ada informasi yang terganggu maupun terputus denganmengadakan kerjasama dengan pihak-pihak terkait.3) Meluruskan paradigma bahwa lulusan dari program ini, tidak terjamin kwalitasnyadengan cara mempromosikan program ini sebaik dan semenarik mungkin, karenalulusan ini tidak kalah saing dengan studi secara regular atau normal.4) Melakukan terobosan baru dan kreatif dalam penyampaian materi sehingga tidakmenjenuhkan.KESIMPULANDari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa :Keberhasilan pendidikan jarak jauhditunjang oleh adanya interaksi maksimal antara Guru dan siswa, antara siswadengan berbagai fasilitas pendidikan, antara siswa dengan siswa lainnya, adanyapola pendidikan aktif dalam interaksi tersebut.Bila pendidikan berbasis pada web, maka diperlukan adanya pusat kegiatanmahasiswa, interaksi antar grup, administrasi penunjang sistem, pendalaman materi,ujian, perpustakan digital, dan materi online. Dari sisi Teknologi informasi; duniaInternet memungkinkan perombakan total konsep-konsep pendidikan yang selamaini berlaku. Teknologi informasi & telekomunikasi dengan murah & mudah akanmenghilangkan batasan-batasan ruang & waktu yang selama ini membatasi duniapendidikan.Dengan demikian, siswa dapat mengambil mata kuliah di manapun di dunia tanpaterbatas oleh institusi dan Negara, siswa dapat mudah berguru pada pakar dan ahlidibidang yang diminati.Untuk pembelajaran bahasa Inggris, dengan mudah mendapatkan materi dariberbagai sumber, cara penyampain materi yang beragam dengan audio visual yangbeberapa terkoneksi langsung ke internet memperkaya siswa untuk berlatihlistening, speaking, pronunciation, sementara untuk grammar, reading dan writingbisa melalui ‘course book’ yang kemudian dilatihkan (yang bisa) secara online.
  • 11. 11Di samping keunggulan yang ditawarkan, pendidikan jarak jauh memilikiketerbatasan seperti SDM yang belum memadai, dan pengawasan control selamabelajar maupun ujian.DAFTAR PUSTAKAhttp://re-searchengines.com/isjoni4.html. jam 20.01. tanggal 4 February 2012Ramadahan Kurnia Nusa. Pendidikan Jarak Jauh.onno.vlsm.org/v09/.../pendidikan-jarak-jauh-berbasis-web-1999.rtf. jam 20.04tanggal 4 Februari 2012Infrastruktur Pendidikan Jarak jauh . http://re-searchengines.com/0807jelarwin.html. jam 20.07,tanggal 4 Februari 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.